Nur Mahmudi Ismail selaku Walikota Depok siang tadi, Kamis (03/04/2014)  melakukan kunjungan ke Pasar Musi Baru yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Rencananya pasar ini akan dijadikan pasar percontohan di Kota Depok, karena di pasar ini akan dibedakan blok kios berdasarkan jenis makanan serta memiliki drainase yang baik.

” Pedagang semua akan pindah ke gedung ini dan akan mulai beroperasi pada bulan Mei nanti. Yang menarik adalah nantinya tiap pedagang akan dipisah bloknya menurut jenis produk yang mereka jual, contohnya penjual sayuran dan penjual daging akan dipisah bloknya,” jelas Nur.

Nur juga berharap dengan pembangunan ini pasar musi yang sebelumnya banyak kekurangan terkait bangunan, drainase dan kepastian pemilik dapat sudah terselesaikan. Saat ini lahan pemerintah sudah jelas antara lahan pemerintah dan swasta. Selain itu perencanaan pembangunan dan penataan juga semakin baik seiring dengan bertambahnya kapasitas untuk menampung pedagang.

“Penataan akan tetap bernuansa pasar tradisional, pengelolaan dan penataan yang bersifat modern. Jumlah kios dan los juga akan bertambah banyak,”jelas pemimpin kota belimbing ini.

Nur menambahkan bahwa beberapa Dinas terkait saat ini sedang melakukan musyawarah kepada masyarakat sekitar untuk memahami drainase yang baik agar tidak menimbulkan bau dan banjir yang merugikan warga.

Sementara itu Direktur PT. Musindo Laksana Guna, Edi Iswanto mengatakan bahwa pembangunan gedung pasar yang dimulai Februari 2013 ini rencananya akan mulai ditempati pada bulan Mei 2014. Gedung dua lantai yang memiliki 500 kios dan 260 los ini rencananya akan bersebelahan dengan pasar yang akan dibangun pemerintah kota Depok.

“Saat ini sudah ada 70 persen yang akan menempati kios ini, kami lebih mengutamakan pedagang lama untuk mengisi kios dan los, sisanya untuk pedagang baru,” ujarnya.

Bagikan post melalui :