depok.go.id- Guna meningkatkan gerakan literasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidian (Disdik) membukukan 138 ribu prosa yang dibuat oleh para siswa Depok. Antologi berjudul Guruku tersebut, ditulis oleh siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA sederajat.

“Bahkan bukan hanya sekolah negeri atau swasta, para siswa dari madrasah juga ikut berpartisipasi dalam proyek penulisan buku ini,” kata Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin, di Balai Kota, belum lama ini.

Dikatakannya, Disdik akan menambah tulisan tersebut hingga 170 ribu prosa. Setelah mencapai angka tersebut, lanjutnya, pihaknya baru akan mendaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Kegiatan pencatatan rekor tersebut akan dilaksanakan pada Peringatan Hari Guru pada November mendatang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ucapnya, demi menarik minat, dirinya menjanjikan hadiah menarik untuk tulisan terbaik. Termasuk, sambungnya, bagi sekolah yang paling banyak mengirimkan prosa.

Selain itu, sebagai upaya meningkatkan literasi di Kota Depok, puluhan buku hasil karya para guru Depok juga dirilis di momen Hardiknas 2019. Ada sekitar 50 pengajar PNS maupun honorer yang telah meluncurkan buku.

“Buku-buku tersebut siap menambah perbendaharaan atau koleksi Perpustakaan Kota Depok,” pungkasnya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :