depok.go.id-Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)bersama Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, terus berupaya menyukseskan program unggulan Kota Depok sebagai Kota Ketahahan Keluarga (Family Resillience City). Salah satunya, dengan menggiatkan sekolah pranikah hingga ke setiap kecamatan.

“Sekolah pranikah berbeda dengan kursus calon pengantin. Karena sekolah pranikah pembekalannya lebih lengkap, hingga para peserta memahami arti pernikahan yang sesungguhnya. Ini yang akan terus kita lakukan hingga sekolah pranikah bisa secara masif dilaksanakan,” tutur Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida kepada depok.go.id, baru-baru ini.

Dikatakan Bunda Elly, sekolah pranikah bisa memberikan manfaat bagi para peserta, karena diajarkan banyak hal yang dapat mendukung suksesnya kehidupan rumah tangga. Angka perceraian pun diharapkan dapat diminimalisir dengan adanya pendidikan pranikah.

“Dengan mengikuti pendidikan pranikah, menumbuhkan kesadaran akan berbagai masalah potensial yang dapat terjadi setelah menikah, disertai dengan informasi upaya efektif mencegah atau mengatasi masalah-masalah tersebut hingga pada akhirnya tercipta pernikahan yang sakinah, mawadah, dan wa rahmah,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, selain memberikan pemahaman mengenai mentalitas, reproduksi, dan kesehatan, melalui sekolah pranikah, pihaknya juga akan membekali para peserta keterampilan (skill) dalam mengurus anak.

“Kita berencana untuk memberikan keterampilan kepada para peserta,
bagaimana cara memakaikan pampers pada bayi. Hal ini juga dapat meningkatkan harmonisasi dalam rumah tangga ketika bisa saling menopang satu sama lain,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :