depok.go.id — Sebanyak 331 Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Cisalak, Kecamatan Cimanggis, berhasil ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok. Penertiban dilakukan sesuai prosedur, setelah Surat Peringatan (SP) dari Satpol PP kepada PKL tidak diindahkan.

“Sudah kami layangkan SP 3 x 24 jam, tetapi tidak diindahkan. Untuk itu kami langsung eksekusi PKL yang berjualan tidak pada tempatnya,” ujar kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto, di Balai Kota, Senin (03/09/18).

Dikatakannya 331 PKL yang ditertibkan melakukan pelanggaran yang berbeda-beda, seperti 26 PKL berada di Jalan Raya Bogor yang memakan badan jalan sehingga mengakibatkan kemacetan. Sebanyak lima kios juga dipangkas atapnya, karena melewati bahu jalan.

“Sedangkan 300 PKL di Jalan Uhan ditertibkan, karena menghalangi mobil yang akan masuk ke Pasar Cisalak untuk melakukan bongkar muat,” terangnya.

Untuk sementara, lanjut Yayan, PKL bisa menempati kios kosong yang masih tersedia di dalam Pasar Cisalak. Kegiatan penertiban, kata Yayan, berjalan aman terkendali.

“Alhamdulillah, kondusif tidak ada perlawanan karena sebelumnya PKL sudah kami berikan surat teguran. Kami akan terus melakukan monitoring pascapenertiban agar PKL tidak kembali berjualan di atas lahan Fasilitas Umum (Fasum),” pungkasnya.

 

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Bagikan post melalui :