depok.go.id – Guna mencapai keharmonisan antara pembangunan dengan lingkungan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok pagi tadi melaksanakan kegiatan Ekspose Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Gedung Sekarpeni, Kamis (03/12/2015). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta beberapa komunitas lingkungan Kota Depok.

“Di sini kami menampung masukan para peserta terkait dengan kebaikan lingkungan Kota Depok dalam hal pembangunan. Lebih ke arah kebijakan, perencanaan sesuai dengan dasar lingkungan hidup,” ujar Kepala BLH Kota Depok, Wijayanto.

KLHS merupakan instrumen perencanaan lingkungan yang mengintegrasikan pertimbangan lingkungan ke dalam pengambilan keputusan pada tahap kebijakan, rencana, dan program untuk menjamin terlaksananya prinsip lingkungan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Fokusnya adalah kerangka kerja atau framework pada tahap dini perencanaan pembangunan agar dapat tercapainya pembangunan dengan kelestarian lingkungan.

“Prinsipnya setiap pembangunan baik gedung, perumahan atau lainnya harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  yang sudah ditetapkan. Dalam RTRW tersebut kan sudah dipetakan mana saja wilayah yang bisa dibangun,” ujar Wijay.

Wijay juga mengatakan dalam tiap pembangunan gedung, pihaknya terus melakukan pemantauan mengenai terhadap gedung yang sudah dibangun, misalnya jika pembangunan sebuah apartemen sudah selesai secara fisik, nantinya mereka akan diperiksa terkait sistem drainase, pembuangan sanitasi dan lainnya. Jika tidak sesuai maka nanti akan dilakukan penindakan.

“Mereka harus memiliki sertifikat layak fungsi, jika tidak maka dijamin mereka tidak akan mendapatkan izin,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :