Alat Power Tresher atau perontok padi. (Foto : Istimewa)

depok.go.id – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok rencananya akan memberikan dua buah alat kultivator dan satu alat power tresher kepada kelompok tani yang ada di Kecamatan Tapos dan Kecamatan Limo. Rencananya ada tiga kelompok tani yang akan diberikan bantuan, mengingat kelompok tersebut banyak mewadahi petani di Kota Depok.

“Bantuan ini diberikan melalui pengajuan proposal terlebih dulu. Untuk tahun ini, kita berikan kepada tiga petani yaitu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cimpaeun Jaya berupa kultivator, Gapoktan Sri Cimanggis (Tapos) berupa power tresher dan Gapoktan Gandasari (Limo) berupa kultivator,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPP Kota Depok, Hermin Kusmiati, Senin (03/12/18).

Bantuan alat yang mirip traktor tangan dan alat perontok padi tersebut, kata dia, rencananya akan diberikan secara simbolis di masing-masing Gapoktan, paling lama minggu ketiga bulan Desember ini. Dengan diberikannya bantuan, diharapkan makin memudahkan kerja petani, sehingga hasilnya pun lebih maksimal.

“Alat ini cukup mahal harganya untuk petani, seperti kultivator yang mencapai Rp 14 juta dan power tresher Rp 20 juta. Alat tersebut bisa sangat membantu petani dalam mengolah hasil produksi. Lagi pula alat
itu bisa digunakan secara bergantian, tergantung masa panen dari masing-masing lahan di wilayah tersebut,” katanya.

Dikatakannya, mereka yang berhak mendapatkan mesin tersebut adalah petani yang sudah memenuhi syarat DKPPP seperti, kelembagaan sudah terdaftar, aktif dalam budi daya benih, serta konsisten dalam menekuni bidang pertanian.

“Untuk mendapatkan syaratnya tidak mudah, hanya petani yang memenuhi syarat yang kami berikan. Harga alat tersebut tidak murah, maka kami harus selektif memilih agar bantuan bisa tepat sasaran,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :