kunci lapas

SERAHKAN KUNCI: Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna dan Sekda Depok, Harry Prihanto bersama Kepala Rutan Kelas IIB, Cilodong, Kota Depok, Sohibul Rachman usai menyerahkan kunci mobil ambulan di Lapangan Balaikota Depok, Jumat, (03/02/2017) (Foto: Fajar/Diskominfo)

Depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen wujudkan Depok sebagai Sahabat Masyarakat, tak terkecuali bagi para penghuni rumah tahanan (rutan). Wujud kepedulian itu ditunjukkan lewat pemberian bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB, Cilodong, Kota Depok pada Jumat, (03/02/2017).

“Para penghuni rutan di Depok juga menjadi fokus perhatian Pemkot Depok. Sehingga, kami pun menjalin kolaborasi dengan pengelola rutan, khususnya Rutan Cilodong,” kata Walikota Depok, Mohammad Idris usai penyerahan mobil ambulans di Lapangan Balaikota Depok,

Lebih lanjut dia menuturkan, ada sekitar 60 persen dari 959 penghuni rutan Kelas IIB yang merupakan warga Depok. Kemudian sekitar 70 persen di antaranya merupakan tahanan kasus narkoba. Karena itu, Pemkot juga fokus menyediakan fasilitas medis bagi para penghuni rutan.

“Ini menjadi perhatian Pemkot Depok untuk bisa berkolaborasi dengan pengelola rutan. Penyelesaian dampak dari penggunaan narkoba, seperti munculnya gejala HIV/AIDS. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok juga telah melaksanakan pemeriksaan rutin bagi penghuni rutan, khususnya yang terjaring kasus narkoba,” jelasnya.

Selain itu Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna membenarkan, bahwa di 2017, Pemkot Depok sedang gencar, dalam pengadaan fasilitas bagi kelancaran operasional instansi mitra kerja, seperti Rutan Cilodong. “Ada kemungkinan, kami akan menambah lagi, armada ambulans bagi para penghuni rutan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong Depok, Sohibul Rachman, mengungkapkan, sebelum adanya bantuan mobil ambulans dari Pemkot Depok. Para penghuni rutan yang sakit dirujuk ke rumah sakit, dengan menggunakan ambulans pinjaman dari rumah sakit terdekat.

“Sebelumnya, jika ada penghuni rutan yang sakit, kami meminjam ambulans dari unit Cibinong sekitar 5 hingga 20 menit. Hal ini jelas merugikan pengelola rutan, karena keluarga penghuni rutan bisa komplain sewaktu-waktu,” ucapnya.

Karena itu, dengan adanya mobil ambulans di Rutan Kelas IIB Cilodong, Kota Depok ini. Sohibul berharap dapat memberikan bantuan medis dengan cepat dan tepat kepada para penghuni rutan. “Semoga rutan Cilodong bisa mendapatkan bantuan pengadaan ambulans lagi karena memang sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Penulis: Fajar Nur Cahyo

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

 

 

Bagikan post melalui :