Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, menggelar pelatihan mengelola domain dan hosting serta pelatihan jurnalistik untuk 50 siswa SMAN dan SMKN Kota Depok, di Puri Avia, Puncak, Bogor, Senin (04/03/19). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menggelar acara pelatihan mengelola domain dan hosting kepada 50 siswa SMAN dan SMKN di Kota Depok. Dengan kemampuan mengelola domain dan hosting, siswa bisa membuat website sendiri untuk keperluan usaha.

“Para siswa disiapkan untuk mengikuti perkembangan IT. Selain itu, tujuan dibuatnya kegiatan ini agar siswa memahami salah satu platform sosial media dan bagaimana cara menyewa serta menggunakan domain,” ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Depok, Nasrudin, usai membuka kegiatan pelatihan di Puri Avia, Puncak, Bogor, Senin (04/03/2019).

Dirinya mengatakan, pelatihan pembuatan nama domain dan mengelola hosting ini tidak dipungut biaya alias gratis. Ke depan, lanjutnya, dengan adanya pelatihan ini, para siswa dituntut untuk bisa membuat website dan menjadikannya sebagai ladang usaha.

“Kita tidak bisa membendung kemajuan teknologi, apalagi sekarang kita sedang ada di era revolusi 4.0. Untuk itu, penting dilakukan pelatihan yang sifatnya mengasah keahlian. Lebih bagus ke depannya, bisa dijadikan ladang usaha dengan membuat konten positif,” tambahnya.

Diakuinya, pihaknya akan memberikan 10 domain dan hosting gratis selama setahun, kepada siswa yang beruntung. Dirinya berharap, output dari kegiatan ini, muncul generasi milenial di bidang usaha rintisan (startup) untuk bisa membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Depok melalui sebuah aplikasi.

“Dari 50 peserta yang hadir, panitia akan menyeleksi tugas yang diberikan dan 10 siswa yang beruntung akan diberikan domain dan hosting gratis setahun. Diharapkan melalui fasilitas yang diberikan Pemkot Depok, bisa memacu kreativitas anak muda,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang siswa SMAN 11, Sandrina mengaku antusias dengan kegiatan tersebut. Dirinya berharap, pelatihan ini bisa terus berlanjut sampai siswa benar-benar menguasai ilmu yang diajarkan.

“Tidak semua siswa beruntung mengikuti pelatihan ini. Mudah-mudahan pendampingan bisa terus dilakukan, sampai kami bisa membuat nama domain seperti yang sudah dipelajari,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Bagikan post melalui :