kesrak pkk_2

Ketua TP PKK Elly Farida saat memberikan pengaranan di tapat persiapan penerimaan Tim Penilaian Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KB-KES & Lingkungan Bersih Sehat (LBS) Tingkat Nasional Tahun 2017. (Foto : Rysko/Diskominfo)

depok.go.id –  Kelurahan Duren Seribu (Duser), Kecamatan Bojongsari, tengah mempersiapkan diri untuk menerima Tim Penilaian Lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KB-KES dan Lingkungan Bersih Sehat (LBS) Tingkat Nasional Tahun 2017. Sejumlah inovasi yang telah dibuat, akan menjadi andalan Kelurahan Duser dalam memikat hati dewan juri di ajang bergengsi tersebut.

Beberapa inovasi yang telah dibuat di lokasi tersebut berupa, pemilahan sampah anorganik dan Gerakan Ibu Hamil Sayang Ibu (Gerbumilsabu). Ini adalah kegiatan dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dengan cara meningkatkan kepedulian warga untuk memperhatikan keselamatan ibu hamil dan bayi yang dilahirkan. Adapun indikatornya ada 5 yaitu, pemeriksaan ibu hamil, melahirkan dengan linakes, bayi lahir sehat, ibu mendapatkan pelayanan KB, dan meningkatkan peran dan kepedulian bapak (suami siaga).

“Sementara untuk inovasi terbaru adalah program minum susu dan makan telur dan Gerimis Bay yaitu, Gerakan Minum Susu untuk Balita dan Adiyuswa,” ujar Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Keluarga Berencana, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Tatik Wijayanti, Selasa (04/04/17).

Sedangkan indikator yang akan diberikan penilaian dalam lomba itu, kata Tatik, adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pengetahuan warga terkait program tersebut. Selain itu Lingkungan Bersih Sehat (LBS) yaitu kebersihan lingkungan sekitar yang menjadi cerminan kesehatan di wilayah itu juga menjadi acuan.

“Berbagai persiapan sedang kami lakukan dalam menghadapi perlombaan ini, tentunya dengan berbagai OPD terkait yang memiliki peran serta dalam menyukseskan program ini,” katanya.

Dirinya menambahkan, sebelum menerima tim penilai, nantinya para kader akan diberikan pembinaan terlebih dahulu. Pembinaan akan dilaksanakan dua kali yaitu, oleh TP PKK Kota Depok pada 5 April dan juga dari pihak provinsi pada 6 April.

“Pembekalan akan diberikan sebagai pemantapan mereka saat menerima tim penilai, karena konsepnya nanti ketua PKK kelurahan akan melaksanakan presentasi di depan tim penilai,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida berharap, semua program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat berbuah hasil yang positif. Dirinya mengucapkan apresiasinya terhadap kerja keras para kader dan juga masyarakat sekitar, sehingga Duser mampu tampil ke tingkat nasional.

“Ini bukti bahwa kader-kader di Depok memiliki kompetensi dan juga inovasi yang patut diacungi jempol. Saya optimis, namun memang kita harus bisa meningkatkan lagi agar persiapan lebih optimal,” tutupnya.

Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :