Kabid IKP Diskominfo memberikan penjelasan terkait penerapan keterbukaan informasi publik, terhadap perwakilan Kemendes PDTT RI. (Foto: Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok hari ini mendapat kunjungan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia (RI). Kunjungan kerja (kunker) tersebut, membahas tentang pengelolaan Call Center dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Nasrudin mengatakan, merupakan keharusan bagi perangkat daerah menjawab permohonan data yang diajukan masyarakat. Baik yang diajukan secara perorangan maupun lembaga dengan tenggat waktu, selama sesuai dengan Undang-undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Informasi publik yang diatur dalam UU KIP mencakup informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, secara serta merta, dan wajib tersedia setiap saat. Serta informasi publik yang dikecualikan,” katanya, di ruang rapat Diskominfo, Rabu (04/04/2018).

Selain itu, Nasrudin menambahkan, dalam pertemuan itu juga dibahas tentang fungsi dan keberadaan Call Center. Ke depan, pihaknya akan menerapkan Depok Single Window (DSW), sebagai inovasi dari perkembangan teknologi penyediaan informasi untuk publik.

“Dengan DSW tidak hanya melayani pengaduan, tapi juga memberikan informasi layanan publik di masing-masing perangkat Daerah (PD), yang dulunya berada di masing-masing website, nanti akan diintegrasikan menjadi satu pintu berbasis android,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perpustakaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia (RI), Pulung Juniarto mengapresiasi berbagai penerapan Diskominfo Depok tentang keterbukaan informasi publik. Menurutnya, banyak hal yang bisa diadopsi dari program dan inovasi tersebut, mulai dari alur PPID hingga inovasi DSW.

“Kita baru berjalan tiga tahun, tentunya kita ingin mengetahui bagaimana penerapan keterbukaan informasi di berbagai daerah. Saya kira Depok, sudah cukup bagus dan kita tertarik untuk mengkaji lebih lanjut keberadaan DSW ini,” tutupnya.

 

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :