Wali Kota Depok memberikan arahan pasca pelantikan pengurus FKK KBIHI Kota Depok. (Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Wali Kota Depok Mohammad Idris berharap keberadaan Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok (FKK) Bimbingan Ibadah Haji Indonesia (KBIHI) Kota Depok berkontribusi positif dalam memberikan pemahaman yang benar kepada para calon haji (calhaj). Dengan demikian, para jemaah haji bisa mencapai tujuan haji yang mabrur.

Mohammad Idris mengatakan, makna mabrur bukan sekadar ibadah. Akan tetapi berdampak terhadap perubahan ekonomi, sosial, dan politik dalam kehidupan dirinya dan kemasyarakatan. Dikatakannya, apabila 1708 jemaah asal Depok yang berada di bawah forum tersebut, dibina dengan baik, Kota Depok bisa menjadi gudang Sumber Daya Manusia (SDM) yang luar biasa.

“Makna mabrur bukan dominasi orang yang berhaji. Akan tetapi dalam setiap aspek kehidupan juga harus mabrur (berdaya guna),” kata Mohammad Idris, di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Rabu (04/04/2018).

Dirinya mengingatkan, guna mencapai kualitas ibadah haji yang mabrur tersebut, perlu ditopang dengan pembinaan yang terstruktur. Utamanya saat manasik haji, para jemaah diberikan pemahaman yang menyeluruh terkait filosofi yang terkandung dalam setiap ritual haji atau umrah.

“Bukan hanya pemahaman kepada para jemaah, termasuk, pada masing-masing pembimbing haji, harus memiliki visi yang jelas apa yang mau dikontribusikan ketika berada dalam organisasi ini, sehingga FKK KBIHI berjalan sesuai tujuan dibentuknya,” tutupnya.

 

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :