depok.go.id – Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan, setiap bangunan harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tidak terkecuali masjid. Hal tersebut perlu dilakukan, untuk memperkuat legalitas bangunan sehingga memiliki kekuatan hukum.

“Setiap bangunan wajib memiliki IMB, sekali pun itu masjid. Ini perlu, agar dokumen bangunan tersimpan dan diakui oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Serta meminimalisir adanya gesekan di kemudian hari,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, usai melakukan peletakan batu pertama untuk masjid di Kampung Rawageni RT 01/RW 01 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (04/07/18).

Dirinya juga menjamin, segala bentuk pengurusan IMB atau pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat, tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua pelayanan pemerintah sifatnya gratis. Adapun berbayar jika ada denda dan lain sebagainya. Kalau ada yang mempersulit, segera lapor. Untuk urusan pelayanan, gratis. Apalagi untuk IMB sebuah masjid yang merupakan tanah wakaf,” tegasnya.

Diakuinya, masjid yang telah memiliki IMB, akan mempermudah Pemkot Depok dalam memberikan bantuan. Baik untuk pengajuan biaya pembangunan maupun renovasi.

“Dalam birokrasi pemerintah, untuk memberikan bantuan, masjid harus telah memiliki IMB. Kami akan dorong bangunan yang belum memiliki IMB untuk segera mengurusnya. Dengan kepemilikan IMB, maka sesungguhnya kita telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang patuh dan taat terhadap hukum,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :