depok.go.id – Kabupaten Pamekasan yang terletak di Madura, pagi tadi Rabu (04/11/2015) melakukan kunjungan kerja ke Kota Depok untuk mempelajari program yang selama ini selalu didengungkan oleh Pemkot Depok, yaitu sehari tanpa nasi atau yang akrab disebut One Day No Rice. Rombongan Pemkot Pamekasan yang dikepalai langsung oleh Bupati Achmad Syafii disambut baik oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il.

Achmad Syafii mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk mencanangkan program serupa di Pamekasan setelah sebelumnya bertemu Nur Mahmudi Isma’il pada salah satu kegiatan di Surabaya.

“Pak Nur mengatakan kepada saya untuk mendorong agar masyarakat Madura kembali mengonsumsi jagung,” ujarnya.

Beliau mengatakan bahwa dahulu jagung merupakan makanan pokok di Madura, seiring berjalannya waktu berganti dengan beras. Saat ini pihaknya ingin membahas strategi  bagaimana jagung bisa dikampanyekan kembali, karena sesuai dengan program ketahanan pangan nasional.

Achmad beranggapan bahwa dengan kembali menaikkan pamor jagung, mungkin bisa mendorong untuk menjadi daya pariwisata Madura di bidang kuliner. Maka setelah bertemu dengan Nur Mahmudi, dirinya langsung bertemu dengan beberapa OPD yang ada di Pamekasan, seperti Dinas Kesehatan untuk mengkaji jagung dari sisi kesehatannya.

“Saat ini kami sedang mengkaji semuanya, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan jika mengkonsumsi jagung ini kembali kita kampanyekan,” tuturnya.

Achmad mengatakan bahwa di wilayahnya lahan masih banyak dan luas, namun seiring berjalannya waktu sudah terkikis dan para petani lebih banyak ke jagung hibrida, bukan jagung untuk pangan.

“Ini sangat baik untuk kesehatan dan tidak bergantung pada beras saja sebagai makanan pokok, dengan begitu bisa menekan impor beras serta menaikan ekonomi petani kami,” tutupnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :