kader3

depok.go.id – Kucuran dana penguatan pelaksanaan Posyandu dan Posbindu dari Pemkot Depok, membuat kader dan pengurus Posyandu dan Posbindu merasa senang dan sangat terbantu. Terlebih, tahun ini dana penguatan tiap Posyandu terdapat kenaikan dari sebelumnya Rp 3 juta naik menjadi Rp 3,5 juta. Begitupun Posbindu dari sebelumnya hanya mendapat Rp 1,5 juta sekarang naik menjadi Rp 1,7 juta.

“Senang banget Posyandu mendapat perhatian dari Pemkot Depok, khususnya oleh Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok lewat dana penguatan, apalagi jumlahnya ada kenaikan,” terang Jumiati (47 tahun), kader Posyandu Wijaya Kusuma, RW 06, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Senin (04/12/2017).

Dirinya mengaku dana yang didapatnya hari ini sangat bermanfaat sekali bagi pelaksanaan operasional Posyandu. Meskipun belum memiliki bangunan yang permanen sebagai aktivitas Posyandu, namun hal tersebut tidak menyurutkan dia bersama kader Posyandu lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan terdepan untuk masayarakat.

“Walaupun kami belum punya bangunan tetap Posyandu, tetapi kami semangat melayani masyarakat yang ingin timbang berat badan bayi, imunisasi, periksa kehamilan, atau pun pemeriksaan kesehatan lansia, dan kegiatan Posyandu lainnya,” ucap Jumiati.

Hal senada dikatakan Evi Erawati, kader Posyandu Permata Bunda, RW 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo. Ia mengaku bahagia sekali dengan kenaikan dana Posyandu tahun ini. Karena menurutnya sebagai kader Posyandu dia bekerja secara sukarela. Namun, dengan adanya kenaikan ini, ia merasa keberadaan Posyandu mendapat perhatian lebih dari Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok.

“Kami kan tidak digaji ya, dengan adanya dana penguatan ini justru akan semakin menguatkan semangat dan senantiasa terus maju dalam kegiatan,” katanya.

Dana yang didapatnya ini, tambahnya, nanti akan digunakan bagi kegiatan rutin operasional Posyandu. Terlebih, kegiatan Posyandu cukup banyak.

“Selain untuk pertemuan rutin kader, kunjungan, maupun penggunaannya untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :