Wali Kota Depok menyerahkan piagam penghargaan kepada pemenang lomba kinerja dan inovasi kelurahan Tahun 2018 saat apel, di Lapangan Balaikota, Senin (03/12/18). (Foto : Jose/Diskominfo)

depok.go.id- Berbagai terobosan yang dilakukan Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), Kecamatan Cipayung, mengantarkan kelurahan tersebut sebagai juara I dalam lomba Kinerja dan Inovasi Kelurahan (LKIK) 2018. Melalui inovasi Dana Sosial Kelurahan (DSK), Kelurahan Boponter mendapat penilaian positif dari panitia, mengingat inovasi yang dibuat berdampak pada seluruh warga yang tinggal di lingkungan Boponter.

“Kita kembangkan lima sampai tujuh inovasi, tetapi yang paling dilihat tim penilai adalah inovasi DSK, di mana setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat bisa kita atasi dengan DSK ini,” ujar Lurah Boponter, Suryana Yusup, di Balai Kota Depok, Selasa (04/12/18).

Dikatakannya, beberapa masalah yang telah ditangani dengan DSK antara lain, kejadian rumah roboh, masyarakat yang sakit namun tidak mempunyai kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta perawatan untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Jadi setiap ada insiden, kami bisa tangani dengan DSK ini. Inovasi inilah yang membawa kami menjadi juara 1, mengalahkan 10 kelurahan yang diikutsertakan dalam lomba kinerja dan inovasi tahun 2018,” terangnya.

Suryana menyebut, Kelurahan Boponter berhak mengikuti Lomba Kinerja dan Inovasi Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar), mewakili Kota Depok untuk berkompetisi dengan 27 kota/kabupaten lainnya.

“Sekitar bulan April atau Mei 2019, kami akan ikuti lomba di Provinsi Jabar. Hadiah lomba yang kami dapat senilai Rp 25 juta ini, akan kami gunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana kantor kelurahan. Serta untuk mempersiapkan lomba di tingkat provinsi nanti,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :