pmks

Ilustrasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok memiliki peran penting dalam menangani persoalan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal) di Kota Depok. Keseriusan dalam penanganan PMKS dilakukan demi ketertiban umum, karena selama ini PMKS beroperasi di jalan raya dan perempatan yang dianggap membahayakan.

Kepala Dinsos Kota Depok, Kania Parwanti menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok dalam menangani PMKS di Kota Depok. Untuk Satpol PP sendiri memiliki peran dalam penjaringan, sedangkan Dinsos Kota Depok bertugas melakukan pemulangan ke daerah asal PMKS.

“Pembinaan akan dilakukan jika sudah ada laporan dari Satpol PP, karena penjaringan langsung dilakukan oleh Satpol PP,” tuturnya, Rabu (05/04/2017).

Kania menambahkan, penanganan pertama yang dilakukan Dinsos yaitu melakukan pengecekan identitas PMKS. Jika masih memiliki keluarga yang tinggal di Depok, PMKS akan dikembalikan ke keluarganya. Tapi, jika merupakan warga luar Depok akan dikembalikan ke daerah asalnya.

Sedangkan untuk PMKS yang tinggal seorang diri dan sudah tua akan dikirimkan ke panti jompo yang ada di Provinsi Jawa Barat. Sedangkan untuk yang masih anak-anak, akan disalurkan ke 36 lembaga kesejahteraan sosial anak di Kota Depok.

“Depok belum punya panti, maka diserahkan ke provinsi untuk dibina lebih lanjut,” tambah Kania.

Lewat pembinaan yang diberikan, Kania berharap ke depan sudah tidak ada lagi PMKS yang berkeliaran. Dengan begitu, nantinya Depok akan bersih dari PMKS yang dapat mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Penulis: Indri
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :