simulasi

SIMULASI: Komunitas Indonesian Disaster Emergency Response Unit (IDERU) Kota Depok bersama Sekretariat Bersama (Sekber) Sahabat Ciliwung melakukan simulasi pembuatan jembatan gantung untuk masyarakat di desa terisolir. (Foto : Istimewa)

depok.go.id- Demi membantu warga desa terisolir di daerah Garut, Sumedang dan Pandeglang. Komunitas Indonesian Disaster Emergency Response Unit (IDERU) Kota Depok bersama Sekretariat Bersama (Sekber) Sahabat Ciliwung akan membangun jembatan gantung sebagai upaya mendukung program Ekspedisi 1000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia yang dipelopori oleh Teddy Ixdiana dari Vertical Rescue Indonesia.

Salah satu Pendiri IDERU, Alex Patti mengatakan, sebagai komunitas yang bergerak di bidang penanggulangan bencana, kemanusiaan, lingkungan dan penyelamatan. Pihaknya pun mulai belajar membuat jembatan gantung di Pos Pantau Sekber Sahabat Ciliwung di Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung pada Minggu, 02 April 2017.

“Kami mengadakan simulasi untuk pembuatan tim dan pembekalan teknis. Karena rencananya kami akan membuat banyak jembatan gantung di seluruh pelosok Indonesia. Untuk itu dukungan dari rekan komunitas lain sangat kami butuhkan,” jelasnya kepada depok.go.id, Selasa (04/04/2017)

Menurutnya, IDERU Kota Depok mempunyai 10 anggota. Namun, untuk total anggota IDERU dari seluruh Indonesia ada sekitar 200 anggota yang berasal dari Sumatera, Natuna, Kalimantan, Sulawesi, Lombok dan Papua.

Sementara itu, Koordinator  Sekretariat Bersama (Sekber) Sahabat Ciliwung, Hidayat Al Ramdani menuturkan, rencananya jembatan gantung yang akan dibuat menggunakan material wire rope baja atau sling baja diameter 12-16 mm

“Karena prinsip dasarnya darurat maka jembatan ini direkomendasikan hanya untuk penghubung lalu lintas orang saja, sebagai akses untuk ke sekolah, ke sawah atau aktivitas masyarakat lainnya. Jadi bukan untuk kendaraan,” tuturnya.

Dikatakannya, pemberian bantuan sosial ini menjadi rencana yang dijalankan komunitas yang ada di Kota Depok untuk Indonesia. Agar daerah yang terisolir di berbagai pelosok dapat terbantu dengan adanya jembatan gantung bagi warga.

“Kami ingin membantu warga pelosok agar mendapatkan akses jalan yang mudah untuk beraktivitas,” tandasnya.

Penulis: Janet

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskomifo

 

Bagikan post melalui :