depok.go.id – Upaya meningkatkan pemahaman partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengadakan Seminar Pengawasan Partisipatif dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2015, di Hotel Santika, Jum’at (05/06/15).

Dalam sambutannya, Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Harminus Koto menekankan akan pentingnya pastisipasi masyarakat terhadap calon pemimpin yang akan menjadi pemimpin di kabupaten atau kotanya masing-masing.

“Pemilu itu milik masyarakat, bukan KPU, Bawaslu dan pemerintah. Masyarakat punya hak untuk memilih. Jika ditemukan pelanggaran, masyarakat juga punya hak untuk melapor,” tutur Hermanus.

Sementara itu, Nur Mahmudi Isma’il selaku Walikota Depok berharap mudah-mudahan proses pesta demokrasi yang dilaksanakan kurang lebih 270 kabupaten atau kota ini dapat berjalan sukses tanpa adanya intervensi dari berbagai pihak.

“Kesempatan ini hendaknya dijadikan momentum untuk melahirkan demokrasi yang sehat serta proses kesiapan pemerintah di bidang pembangunan kabupaten atau kota yang akan datang agar lebih baik lagi,” ujar Nur Mahmudi.

Dirinya juga memberi dukungan agar proses ini dapat berjalan dengan baik dan berharap pemimpin yang akan lahir adalah betul-betul pemimpin yang dapat merepresentasikan pembangunan di Kota Depok selanjutnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo)

Bagikan post melalui :