Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Sariyo Sabani. (Foto : Pipin/Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok tahun ini siap menyerap dan mendistribusikan bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 26 miliar. Bantuan tersebut, akan dibagikan kepada sekitar 200 sekolah di tingkat SD/SMP negeri dan swasta.

“Bantuan DAK diperuntukkan perbaikan lingkungan sekolah dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB),” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Sariyo Sabani kepada depok.go.id, Kamis (05/07/2018).

Dikatakannya, tahun ini pencairan DAK terbagi ke dalam tiga termin, mulai dari 45 persen, 25 persen, dan 30 persen. Apabila sekolah ingin mendapatkan dana di termin selanjutnya, imbuhnya, harus membuat laporan terlebih dahulu.

“Nanti, akan dicek dan diputuskan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok. Proses pengambilan uangnya langsung dengan Bank Jabar Banten (BJB), dan rekeningnya harus khusus, tidak boleh dicampur dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan lainnya,” katanya.

Sario menambahkan, saat pelaksanaan rehabilitasi, pihak sekolah harus memasang spanduk yang merincikan total pembangunan dan perbaikan lingkungan sekolah. Spanduk tersebut harus difoto dan dilampirkan dalam rincian laporan.

“Selain itu, harus jelas juga tentang Panitia Pembangunan Sekolah (P2S). Kalau ada rapat, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) juga harus dilampirkan. Terpenting, perencanaan pembangunannya harus rinci, sehingga dari perencanaan, proses, serta evaluasinya jelas dan transparan,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :