Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna saat memimpin apel pagi di lapangan Balai Kota Depok, Jumat (05/07/2019). (Foto : Nanang / Diskominfo)

depok.go.id. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus melakukan berbagai upaya dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Depok. Antara lain melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pengendalian laju inflasi.

“Kami dengan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan sangat konsen terhadap penanggulangan kemiskinan di Kota Depok, dengan terus memantau hasil-hasil dari berbagai program baik yang sudah dan yang akan dilakukan. Terutama pada peningkatan IPM, di mana kita menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat yaitu, sebesar 79,60,” tutur Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna kepada depok go.id, usai memimpin apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Jumat (05/07/2019).

Dikatakan Pradi, peningkatan IPM dapat dilakukan dengan perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, perbaikan kualitas SDM tidak hanya berdampak pada kemampuan dan daya saing. Melainkan juga pada peningkatan ekonomi.

“Peningkatan SDM ini bukan hanya terkait persoalan di sektor formal,namun juga nonformal. Seperti, pendidikan berbasis kejuruan maupun keahlian,” ujarnya.

Sementara untuk menekan laju inflasi, kata Pradi, pihaknya juga terus melakukan berbagai langkah antisipasi. Seperti, melakukan pendistribusian bahan kebutuhan pokok secara langsung dari berbagai wilayah penghasil dan permintaan tambahan pasokan dari pemerintah pusat.

“Berdasarkan kajian kami, inflasi di Kota Depok terjadi saat hari-hari besar keagamaan di mana permintaan meningkat. Tetapi, pasokannya terbatas. Alhamdulillah, tahun 2018 inflasi kita sudah mengalami penurunan di bawah 2 persen. Semoga ke depannya terus mengalami penurunan,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Dunih
Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :