Imunisasi MR di salah satu sekolah. (Foto: Istimewa).

depok.go.id- Sebanyak 895 anak usia Sekolah Dasar (SD) berhasil diimunisasi Measles dan Rubella (MR) oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cilodong. Imunisasi MR yang diadakan bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada bulan Agustus 2018 menyasar 15 SD yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Cilodong.

“Untuk imunisasi MR kali ini capainnya baru sekitar 79,5 persen dari target 95 persen dengan jumlah sasaran 1.126 anak. Karena itu, UPT Puskesmas Cilodong yang memiliki wilayah kerja di Kelurahan Kalibaru dan Cilodong akan terus memaksimalkan target pencapaian imunisasi MR,” tutur Pengelola Program Imunisasi UPT Puskesmas Cilodong, Sutia Dewi Mayasari kepada depok.go.id, Rabu (05/09).

Dikatakan Bidan Maya, sapaannya, terdapat sejumlah kedala saat pelaksanaan imunisasi MR. Diantaranya, penolakan dari orangtua siswa dan banyak anak yang tidak hadir saat pelaksanaan imunisasi MR.

“Saat ini masih banyak beredar informasi di masyarakat terkait halal atau haram vaksin MR, sehingga banyak orangtua siswa yang menolak anaknya untuk diimunisasi,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya akan terus berupaya agar seluruh anak mendapatkan imunisasi MR. Salah satunya dengan melakukan sweeping ke sekolah-sekolah yang siswanya tidak hadir saat imunisasi MR.

“Kami akan lakukan sweeping ke sekolah-sekolah yang capaiannya masih minim. Kami juga membuka pelayanan imunisasi MR di Puskesmas,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengimunisasikan anak mereka. Semua itu, guna mencegah dari penyakit menular berbahaya seperti campak dan rubella.

“Manfaat dari imunisasi MR yaitu untuk mencegah dari penyakit campak dan rubella yang sangat penting untuk anak usia sekolah,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :