Pemerintah Kota Depok bekerjasama dengan Polresta dan Kodim 0508 Kota Depok memusnahkan ribuan botol minuman beralkohol hasil razia gabungan selama bulan Mei-Agustus Tahun 2018 di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (20/08/2018). (Foto: Bima/Diskominfo)..

depok.go.id-Sebanyak 6.571 botol minuman keras (miras) berbagai merek berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok hanya dalam waktu sebulan. Kegiatan yang dinamakan operasi senyap ini, dilakukan pada bulan Agustus dengan melibatkan Tim Tiger.

“Tim Tiger ini merupakan anggota Satpol PP Kota Depok yang khusus menangani peredaran miras di Kota Depok. Dengan jumlah personel sebanyak 50 orang, tim ini bertugas memonitoring serta melakukan penindakan bagi pemilik miras yang tidak memiliki izin edar,” ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto, di ruang kerjanya, Rabu (05/09/18).

Dikatakannya, dalam sebulan pihaknya bisa melakukan belasan bahkan puluhan kali operasi senyap, tergantung laporan dari masyarakat maupun Polsek setempat. Kegiatan dilakukan di berbagai wilayah, namun yang paling banyak ditemukan miras adalah di wilayah Pancoran Mas (Panmas) dan Cimanggis

“Bulan Agustus kemarin termasuk yang paling banyak, karena kita melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kurir pengantar miras yang jumlahnya mencapai 3.606 botol dengan nilai Rp 180 juta di wilayah Panmas,” terangnya.

Menurut Yayan, saat ini peredaran miras tidak hanya dilakukan oleh pedagang jamu, tetapi sudah merambah ke pedagang kelontong, pedagang ponsel dan voucer pulsa, bahkan ke salon. Untuk itu perlu adanya kerja sama antara pemerintah, stakeholder dan unsur masyarakat untuk meminimalisir peredaran barang haram tersebut.

“Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu memberikan informasi. Tingginya perolehan miras bulan lalu, bukanlah capaian yang baik. Kami akan jadikan ini sebagai evaluasi, agar ke depan kami bisa lebih mempersempit peredaran miras,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :