Sukanda

Kepala Seksi (Kasi) Penyehatan Lingkungan Dinkes Kota Depok, Sukanda, SE, M.KM

depok.go.id – Berbagai kegiatan pelatihan dan pembangunan dilaksanakan oleh Pemkot Depok melalui semua OPD di lokasi P2WKSS. Hal ini dimaksudkan untuk menaikkan kesejahteraan bagi warga yang tinggal di RW 07, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung tersebut. Dalam bidang kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok turut juga berpartisipasi. Dinkes merencanakan akan memberikan bantuan pembuatan septictank bagi 25 kepala keluarga (KK).

“Dari 100 KK binaan, kami memberikan bantuan hanya kepada 25 KK saja, karena hanya mereka yang belum memiliki pembuangan berbasis septictank,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyehatan Lingkungan Dinkes Kota Depok, Sukanda.

Menurut Sukanda, ekonomi yang rendah menjadi salah satu penyebab utama ketidaklayakan sarana sanitasi tiap keluarga tersebut. Selain itu rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengolah limbah cair rumah tangga ke septictank serta adanya keterbatasan dana untuk membangun Mandi Cuci Kakus (MCK) di rumah membuat mereka lebih milih membuang sembarangan ke sungai, sawah, selokan, dan lubang galian terbuka.

“Pemberian bantuan ini memiliki tujuan untuk mencegah penyebaran penyakit akibat pembuangan kotoran di sembarang tempat,” ujarnya.

Efek buruk yang ditimbulkan dari kondisi pembuangan kotoran yang tidak sesuai itu bukan hanya berdampak kepada pribadi yang kurang sadar, tetapi masyarakat sekitar juga akan terkena dampaknya, seperti pencemaran sungai, air bersih, dan pencemaran tanah. Septictank yang akan diberikan inti merupakan septictank yang kedap air, sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Bantuan akan kami laksanakan pada awal bulan ini, dikarenakan penilaian untuk P2WKSS juga sudah sebentar lagi,” tambahnya.

Perlu diketahui, P2WKSS ini merupakan program terpadu peningkatan peran perempuan yang mempergunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Program ini juga termasuk salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam mewujudkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia dalam pembangunan masyarakat desa di mana kaum perempuan sebagai motor penggeraknya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :