depok.go.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan mengingatkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah tersebut untuk tidak terlibat narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba). Terlebih, sosok ASN merupakan pelayan publik yang kerap berhadapan langsung dengan masyarakat.

“ASN harus bisa menjadi cermin dan dapat terus komitmen untuk menghindari narkoba,” tutur Kepala Dinkes Depok, Novarita kepada depok.go.id, Senin (05/10).

Menurutnya, Dinkes terus menjalin sinergitas dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam melakukan pemeriksaan urine bagi ASN. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Dikatakan Novarita, narkoba memiliki tiga golongan yang mempunyai tujuan berbeda-beda. Untuk Golongan pertama adalah untuk ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi karena menyebabkan sindrom ketergantungan.

Untuk Golongan kedua, lanjutnya, untuk pengobatan sebagai pilihan terakhir dalam terapi atau ilmu pengetahuan, serta memiliki potensi kuat untuk mengakibatkan sindrom ketergantungan. Serta untuk golongan ketiga untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan berpotensi ringan mengakibatkan sindrom ketergantungan.

“Ini harus diketahui agar seluruh masyarakat termasuk ASN paham dan tahu bahaya narkoba,” pungkasnya.

Penulis : Indri Purnama
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :