Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menghadiri Lomba Kinerja dan Inovasi Kelurahan Tingkat Kota Depok di Kelurahan Cisalak, Senin (05/11). (foto: Bima/Diskominfo).

depok.go.id-Lomba Kinerja dan Inovasi (LKI) Kelurahan Tahun 2018, dimanfaatkan Wali Kota Depok Mohammad Idris untuk mengajak warganya meningkatkan kesadaran terhadap sanitasi. Terlebih, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok belum lama ini meraih juara pertama Smart Sanitation Award (SSA) Tahun 2018 Tingkat Nasional.

Wali Kota Depok Mohammad Idris menuturkan, penghargaan bergengsi ini tidak terlepas dari kontribusi masyarakat. Dengan penghargaan tersebut, dirinya berharap warga Kota Depok dapat meningkatkan partisipasi di masing-masing lingkungan.

“Penilaian SSA 2018, 70 persen dari pemerintah, sisanya, 30 persen melihat penerapan sanitasi di masyarakat. Dengan diraihnya juara pertama, membuktikan tingginya partisipasi warga Kota Depok,” katanya, di Kantor Kelurahan Cisalak, Senin (05/11/2018).

Mohammad Idris mengatakan, juara pertama ini menjadi tantangan sekaligus pembuktian komitmen Kota Depok mewujudkan Smart Healty City. Dikatakannya, dari sekitar 500 kabupaten/kota se-Indonesia, sebanyak 47 daerah yang dinilai konsen dengan persoalan sanitasi.

Dikatakannya, ada tiga komponen yang akan diintensifkan dengan masyarakat Kota Depok. Yaitu, persoalan limbah, sampah, dan drainase.

“Maka dari itu, apabila ada hal-hal yang mengganggu atau mengkhawatirkan, segera dilaporkan kepada lurah, camat, dan dinas terkait untuk segera dicari solusinya,” ucapnya.

Penulis :Pipin Nurullah
Editor : Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :