depok.go.id – Guna mengefektifkan pendataan kesehatan siswa dan guru, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggagas Elektronik Usaha Kesehatan Sekolah (e-UKS). Aplikasi yang sedang dikembangkan tersebut, terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di masing-masing satuan pendidikan.

“Melalui aplikasi tersebut nantinya sekolah-sekolah tidak perlu lagi menginput (entri) data kesehatan secara manual. Karena sudah terkoneksi dengan Dapodik,” kata Kepala Diskominfo Depok, Sidik Mulyono usai penerimaan Tim Penilaian LSS Jawa Barat (Jabar) di Aula Perpustakaan Kota Depok, Selasa (05/11/2019).

Dikatakannya, aplikasi ini sendiri dikembangkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Adapun peranan Diskominfo Depok, sambungnya, mengoptimalisasi aplikasi tersebut dengan mengingtegrasikan dengan Dapodik.

“Di dalamnya ada berbagai fitur pendataan yang sama seperti dalam buku kesehatan pada umumnya, misalnya tinggi badan, berat badan, termasuk data imunisasi anak,” jelasnya.

Sidik menambahkan, berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin, e-UKS akan diujicoba di dua sekolah, negeri dan swasta. Untuk sementara, ujarnya, yang dipilih adalah SD Negeri (SDN) Mekarjaya 31, Kecamatan Sukmajaya dan SD Islam Terpadu (SDIT) Al-Haraki Kecamatan Pancoran Mas.

“Insya Allah data-data kesehatan seluruh warga sekolah di Depok bisa terpantau. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita rilis (launching),” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :