abk

Siswa SLBN Kota Depok mendapat sosialisasi SKPA oleh Pemkot Depok, belum lama ini. (Foto : Okky/Diskominfo)

depok.go.id – Keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di lingkungan masyarakat harus bisa diterima dan diperlakukan  seperti anak-anak pada umumnya. Hal ini penting mengingat perkembangan ABK dipengaruhi oleh orang-orang di sekitarnya.

“Selain keluarga, lingkungan masyarakat merupakan faktor kedua yang mempengaruhi perkembangan ABK. Kalau di lingkungan keluarga dan sekolah, mereka (ABK) sudah dididik sebaik mungkin, tapi di masyarakat tidak diterima atau tidak ramah, pembentukan karakter ABK akan terhambat,” ujar Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok, Cornelia Dewi, Selasa (05/12/17).

Dikatakannya, pandangan negatif masyarakat terhadap ABK dapat menimbulkan prasangka sosial, sehingga berujung pada tindakan diskriminatif. Akibatnya, sikap tersebut dapat menghambat perkembangan ABK.

“ABK harus mendapatkan hak yang sama seperti anak pada umumnya. Walaupun mereka berbeda, namun untuk perlakuan harus tetap sama. Jangan justru diperalat untuk melakukan yang tidak baik,” tegasnya.

Dirinya berharap, peran dan dukungan dari orang tua, lingkungan masyarakat, serta pemerintah yang bisa menerima keberadaan ABK, mampu mempercepat dalam pembentukan karakter ABK.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama dan sinergitas dari berbagai pihak, ABK dapat berkembang sesuai dengan fitrahnya dan dapat hidup berdampingan dengan masyarakat pada umumnya,” tutup Lia, panggilan akrabnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :