depok.go.id- Sebanyak 44 sekolah dasar yang ada di 11 kecamatan di Kota Depok mengikuti uji sampel jajanan anak. Pengujian sekolah. Pengujian tersebut dilakukan untuk mengetahui kandungan makanan yang dijajahkan di lingkungan sekolah.

“Jadi kami pilih empat sekolah dasar di tiap kecamatan untuk diambil sampel makanannya. Kemudian, makanan itu akan diuji kandungan apa saja yang ada di dalamnya,” tutur Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Ernawati kepada depok.go.id usai Seminar Hasil Pengambilan dan Pengujian Sampel Pangan Jajanan Anak Sekolah dan Hasil Pembinaan Kantin Sekolah di aula lantai 1, Balai Depok, Rabu (05/12/18).

Lebih lanjut, ucapnya, uji sampel makanan dilakukan untuk mengetahui apakah memiliki sejumlah kandungan yang berlebih di dalam makanan. Kandungan  itu diantaranya boraksalin, pewarna tekstil, metanil biru, rhodamin B, bakteri air E.coli, bakteri makanan, pengawet benzoat, dan pemanis siklamat.

“Sudah dilakukan uji sampel makanan. Hasilnya banyak yang tidak memenuhi syarat pada bakteri E.coli pada air minum,” tuturnya.

Dirinya mengimbau pihak sekolah untuk lebih tegas pada penjual makanan di sekolah. Hal itu agar semua anak dapat mengonsumsi makanan yang sehat di sekolah.

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :