Wali Kota Depok, Mohammad Idris di sela kegiatan Penyerahan Rekening BJB bagi Penerima Manfaat RTLH se-Kecamatan Cipayung, di Aula Kecamatan Cipayung, Kamis (05/12/19).

depok.go.id- Wali Kota Depok, Mohammad Idris menargetkan tahun 2025 Kota Depok terbebas dari keberadaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hal tersebut juga didukung dengan kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang memberikan bantuan RTLH secara serempak se-Kota Depok.

“Pemberian bantuan RTLH yang disalurkan kepada masyarakat melalui rekening Bank Jabar Banten (BJB) ini juga merupakan bentuk komitmen kami. Dimana, pemerintah ingin mengentaskan keberadaan RTLH yang masih saja ditemui di beberapa wilayah,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di sela kegiatan Penyerahan Rekening BJB bagi Penerima Manfaat RTLH se-Kecamatan Cipayung, di Aula Kecamatan Cipayung, Kamis (05/12/19).

Dikatakannya, pemberian bantuan ini juga sebagai bentuk stimulus agar masyarakat lainnya bisa secara swadaya membantu meringankan beban penerima bantuan RTLH. Pasalnya, nominal yang diserahkan jumlahnya tidak seberapa.

“Hanya Rp 20 juta per unit. Itupun dipotong Rp 2 juta untuk biaya konsultan dan pengawasan. Untuk itu, masyarakat yang dirasa berkecukupan, bisa secara swadaya membantu baik dalam bentuk materil maupun tenaga,” terangnya.

Senada dengan itu, Camat Cipayung, Asep Rahmat mengatakan, ada sebanyak 136 unit RTLH yang mendapatkan bantuan dan tersebar di lima kelurahan yang ada. Dengan rincian, 15 unit di Kelurahan Cipayung, 58 unit di Kelurahan Cipayung Jaya, 22 unit di Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter), 21 unit di Kelurahan Pondok Jaya, dan 20 unit di Kelurahan Ratujaya.

“Program ini tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat dan ini terbukti. Harapan kami mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi RTLH di Kecamatan Cipayung dan semua warganya sejahtera,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita
Editor : Jose Marques
Diskominfo

Bagikan post melalui :