jalan raya margonda

Foto : Jalan Margonda Depok. (Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya melakukan penataan Jalan Margonda Raya dan rencananya Pemkot menargetkan penyelesaian penataan Jalan Raya Margonda pada tahun 2016 ini. Jalan Margonda dianggap jalan utama yang menghubungkan Depok ke Jakarta dan Bogor sehingga perlu mendapat perhatian khusus.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, Manto, mengatakan penataan Jalan Margonda baru dua kali dilakukan, yakni pada tahun 2013 dan 2015. Pada 2013 penataan Jalan Margonda dianggarkan Rp30 miliar, namun yang terserap hanya Rp12 miliar. 

“Pembangunannya memang sempat tertunda dan baru dilanjutkan tahun ini,” ujar Manto saat dijumpai baru-baru ini.

Pada 2014, pentaan Jalan Margonda dilanjutkan dengan anggaran Rp15,8 miiar, namun terjadi gagal lelang. Penyebabnya, waktu pelaksanaan yang terlalu mepet dan tidak mungkin terselesaikan. Akhirnya tidak ada penataan Jalan Margonda pada tahun tersebut.

Manto mengatakan, penataan Jalan Margonda meliputi pembuatan taman, jalur difabel, drainase, utility box dan pendestrian jalan. Bahkan, pada 2017 ditargetkan tidak ada lagi kabel dan tiang listrik di Jalan Margonda. Pasalnya, kabel listrik maupun telepon akan dimasukan ke dalam utility box yang sedang dibangun. 

Tahun 2015 kemarin penataan Jalan Margonda dianggarkan Rp19,5 miliar, namun masih belum bisa merampungkan pembangunan jalan utama di Depok itu. Tahun 2016 dianggarkan kembali sebanyak Rp20 miliar, untuk penataan yang belum ditangani sepanjang 2,8 kilometer.

“Diharapkan penataan jalan utama ini cepat rampung dan tidak ramai seperti pemberitaan media di tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :