Anggota Sukmafood memperlihatkan hasil olahan yang banyak diminati konsumen. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam komunitas Sukmafood terus melebarkan sayapnya di bidang jasa boga. Bahkan, untuk mengembangkan usaha para anggota, Sukmafood fokus pada produksi penganan lokal.

“Sukmafood ini sudah terbentuk kurang lebih empat bulan yang lalu. Sukmafood merupakan program untuk mengangkat produk unggulan di Kecamatan Sukmajaya dengan mengedepankan penganan lokal,” ujar pendiri Sukmafood, Rudi Murodi, di Balai Kota, baru-baru ini.

Rudi yang juga menjabat sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Depok mengaku, produk olahan menjadi salah satu potensi yang menjanjikan di Kecamatan Sukmajaya. Mengingat di wilayah tersebut tidak ada lahan pertanian maupun perkebunan.

“Kita coba angkat dari sisi olahan dan ini sangat menjanjikan. Program ini juga merupakan salah satu upaya membentuk kemandirian anggota UMKM,” katanya.

Adapun produk olahan anggota Sukmafood yang diminati konsumen antara lain, molen sukma, kue tampah, onde sukma dan ongol-ongol modifikasi. Untuk harga yang ditawarkan, kata Rudi, berkisar antara Rp 2 ribu sampai dengan Rp 250 ribu untuk ukuran loyang.

“Kita sudah memiliki langganan tetap. Mudah-mudahan ke depan kami bisa mempertahankan eksistensi, karena persaingan saat ini semakin ketat,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :