Umur kendaraan umum yang terkadang mulai diabaikan perlu dilakukan peremajaan. Sehingga keselamatan penumpang terjamin, mengingat banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan umum sebagai alat transportasi.
Beranjak dari permasalahan tersebut, sebagai langkah dalam penanganan masalah transportasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok akan membatasi umur kendaraan yang beroperasi. Hal tersebut akan diberlakukan jika Peraturan Walikota  tentang penyelenggaraan perijinan angkutan di Depok sudah berlaku.
“Kami akan melakukan pemantauan, jika umur kendaraan sudah mencapai 10 tahun maka harus diremajakan,” tutur Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Lintas Batas Dishub, A. Zaini.
Jumlah angkutan di Kota Depok mencapai 2884. Dengan jumlah yang tidak sedikit tersebut, Zaini mengungkapkan bahwa tidak akan ada lagi penambahan kendaraan umum.
“Jumlah angkutan yang ada sudah mencukupi, maka tidak akan ada tambahan kendaraan lagi,” jelas Zaini.
Saat ini, upaya yang dilakukan Dishub dalam melakukan peremajaan angkutan yaitu dengan cara memberikan cap pada kendaraan umum saat melakukan Uji Pengujian Kendaraan (KIR). Penandaan itu sebagai bukti bahwa kendaraan umum tersebut sudah tidak layak untuk beroperasi dan harus diistirahatkan. (Indri/Diskominfo)
Bagikan post melalui :