Baznas UMKM

Disperindag menerima audiensi Pengurus Baznas Depok dalam sosialisasi Revitalisasi UPZ. (Foto: Fajar/Diskominfo)

 

Depok.go.id- Upaya mewujudkan Depok sebagai Kota Sahabat UMKM, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Depok mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok. Untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas.
Ketua Baznas, KH. Encep Hidayat, mengatakan, bahwa Baznas Kota Depok masih mengalami ketertinggalan. Dalam pengelolaan zakat. Karena belum adanya peraturan yang mewajibkan warga Depok. Untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas.
“Kami mengajak para ASN Pemkot Depok. Agar mereka menyalurkan zakat melalui Baznas. Jika hal tersebut sudah terbangun, maka dapat ditularkan ke masyarakat Depok,”ucap Ketua Baznas, KH. Encep Hidayat didampingi Wakil Ketua IV, Setiawan Eko Nugroho disela-sela kunjungannya ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Depok, Senin, (06/02/2017).
Dengan mengajak Disperindag, Encep berharap ke depannya tidak hanya ASN yang ada di Disperindag yang ikut berzakat, tetapi juga instansi yang ada di bawah naungan Disperindag Depok.
“Kami berharap, nantinya setiap ASN Pemkot Depok menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Dengan begitu, mereka mendukung pembagian zakar yang merata ke semua warga Depok yang membutuhkan,”jelasnya.
Sedangkan, Wakil Ketua IV, Setiawan Eko Nugroho, menuturkan, upaya pendekatan ke Disperindag. Karena Baznas ingin melakukan pengembalian fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap dinas yang ada di lingkup Pemkot Depok. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan zakat di Kota Depok.
“Kami mengakui masih minimnya warga yang menyalurkan zakat melalui Baznas Depok. Karena belum adanya peraturan daerah (perda) sebagai payung hukum,”ujarnya.
Lebih lanjut, ungkapnya, berdasarkan data penyaluran zakat yang diterima oleheb Baznas tahun lalu. Pihaknya berhasil mengumpulkan Rp 50 juta dari zakat warga Depok.
“Hasil zakat yang terkumpul tersebut masih tergolong minim. Sebab, apabila semua warga Depok bersinergi menyalurkan zakat melalu Baznas. Maka dana yang terkumpul mampu terkumpul senilai Rp 700 juta,”ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Disperindag, Hestyana mengungkapkan, sebelumnya Disperindag telah memiliki satuan kerja yang bertugas mengumpulkan dana bagi warga yang membutuhkan di Depok. Namun, dana yang terkumpulkan sekedar infaq dan sedekah, belum menyentuh zakat.
“Tujuh puluh ASN Disperindag, sebelumnya sudah gencar mengumpulkan infaq dan sedekah. Untuk per orang menyumbang Rp. 15 ribu. Kalau untuk zakat , kami belum menerima, karena tiap ASN lebih memilih zakat di luar,”ungkapnya.
Dengan adanya audiensi dengan Baznas, Hestyana berharap, para ASN Disperindag bersedia menyalurkan zakatnya melalui Baznas.
“Mudah-mudahan ASN Disperindag dapat menyalurkan zakat ke Baznas. Agar hasil zakat untuk pemberdayaan masyarakat menjadi lebih baik lagi,”terangnya.
Sebelumnya, Baznas Depok menyatakan tengah gencar melakukan sosialisasi terkait keberadaannya bagi warga Depok. Dalam sosialisasi tersebut, Baznas juga berencana membantu meningkatkan kualitas pelaku UMKM melalui pemberdayaan masyarakat dari dana zakat yang terkumpul.
Penulis: Fajar Nur Cahyo
Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :