tarung drajat

Disporyata Kota Depok berikan bantuan peralatan olahraga kepada Podsi dan tarung drajat. (Foto:Janet/Diskominfo)

depok.go.id- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok memberikan bantuan kepada dua pengurus cabang olahraga (cabor). Bantuan berupa peralatan olahraga tersebut diberikan kepada Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) dan Tarung Drajat.

Kepala Disporyata Kota Depok, Wijayanto mengatakan, pemberian bantuan kepada kedua cabor merupakan bentuk motivasi serta perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada olahraga prestasi. Pemerintah ikut mendukung agar keduanya dapat terus mendulang prestasi.

“Bantuan berupa 114 matras ukuran 1×1 , 12 body target, 12 body protector, 12 head protector, 12 samsak 12, 12 phucing pas untuk Tarung Drajat. Kemudian untuk dayung berupa perahu kayak single 2 unit, 4 dayung kayak, 1 perahu kanoe single, 2 dayung kanoe dan perahu k4 1 unit,” ujarnya kepada depok.go.id, Selasa (06/02/2018).

Dikatakannya, pemberian bantuan sarana prasarana untuk atlet direncanakan setiap tahun. Namun hal tersebut perlu dilihat terlebih dahulu dari kesiapan anggaran.

“Ada tiga sumber pendanaan pengadaan sarana prasarana antara lain pemerintah, Kemudian mencari sendiri dan donatur,” ucapnya.

Selain itu, sambung Wijayanto, tak hanya memberikan bantuan, pihaknya juga fokus melakukan pembinaan terhadap para atlet. Pembinaan tersebut berupa pembinaan fisik dan mental.

“Seperti yang kita tahu, mental atlet-atlet Depok sudah sangat kuat. Namun harus terus dilakukan pembinaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PODSI Kota Depok Sariyo Sabani mengucap syukur, dan terima kasih kepada bantuan peralatan olahraga yang diberikan. Dengan adanya alat-alat olahraga yang baru diharapkan prestasi cabor dayung terus meningkat.

Sariyo menambahkan, prestasi para atlet di PODSI sudah hingga Asean Games. Karena itu, dengan adanya bantuan ini diharapkan prestasi lebih baik dan bisa meraih event yang lebih tinggi.

“Kami ajukan proposal bantuan alat sejak tahun 2016, karena sarana prasarana olahraga dayung seperti perahu dan lain-lain banyak yang sudah usang, contohnya perahu yang bocor. Maka kami ajukan proposal, Alhamdulillah sekarang terealisasi,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor  : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :