depok.go.id – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok menemukan 11 pabrik tahu yang membuang limbahnya langsung ke sungai. Penemuan ini berdasarkan tindak lanjut BLH dalam menulusuri pabrik tahu yang turut mencemari sungai dengan limbahnya.

Hal tersebut dikatakan Kepala Sub Bidang Pengawasan Air dan Udara BLH Kota Depok, Yuliman Ibrahim yang juga menginformasikan bahwa mereka tidak melakukan pengolahan air limbah sebelumnya.

“Pabrik tahu memang biasanya berada di bantaran kali. Mereka memanfaatkan kali untuk membuang limbahnya,” ucap Yuliman, belum lama ini.

Adapun pabrik tahu yang menyumbang limbah ke sungai di antaranya Kelurahan Pasir Gunung Selatan – Kecamatan Cimanggis, Kelurahan Pondok Cina – Kecamatan Beji, dan Kelurahan Kalimulya. Hal tersebut terjadi, sebab disinyalir para pengusaha tahu tidak memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).

BLH merasa kesulitan untuk meminta pabrik tahu membuat IPAL sendiri, karena kebanyakan dari mereka mengontrak tanah orang lain untuk mendirikan pabrik.

“Kalau disuruh buat IPAL selalu mengeluh usaha kecil. Selain itu, tanahnya ‘ngontrak’,” jelasnya.

Saat ini keadaan sungai di Depok semakin tercemar. Selain imbas dari limbah industri rumah tangga, menurutnya laju pertumbuhan penduduk dan pemukiman turut mempengaruhi semakin tercemarnya sungai di Depok. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo)

Bagikan post melalui :