Suasana Diklat Teknis Substantif Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang diikuti ratusan guru dan kepsek madrasah. (Istimewa)

depok.go.id –  Sebanyak 110 guru dan kepala madrasah jenjang Raudatul Atfal (RA) hingga Madrasah Aliah (MA) mendapatkan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Substantif Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selain untuk meningkatkan kompetensi, pelatihan ini juga sebagai syarat kenaikan pangkat.

“Diklat ini diadakan secara mandiri dari tunjangan keprofesian guru, dan memang ditujukan untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB),” kata Ketua Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Depok, Indra Karmawan di MTs Al Kautsar, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (06/07/2018).

Dalam pelatihan yang diadakan hingga Senin mendatang ini, para peserta diberikan materi terkait PTK. Diharapkan, saat terjadi suatu permasalahan di kelas, kata Indra, para peserta bisa merespons dan menangani dengan baik.

“Selain itu, di akhir pelatihan peserta diwajibkan membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI), sebagai syarat mendapatkan sertifikat diklat,” katanya.

Salah seorang peserta, Kepala MTs Al Kautsar, Kecamatan Sukmajaya, Sodik Murdiono, menyambut baik kegiatan diklat tersebut. Selain menjadi ajang memperkenalkan organisasi PGM lebih luas, dirinya menilai pelatihan itu juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru.

“Salah satunya mengasah kemampuan guru dalam menulis. Semoga menjadi bentuk pembiasaan, sehingga kualitas penulisan guru-guru di Depok menjadi lebih baik,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :