depok.go.id – Pemerintah Kabupaten Bogor menyerahkan Aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan ke PDAM Tirta Asasta kepada Pemerintah Kota Depok. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan berita serah terima Aset dan Pegawai PDAM di Pendopo Kabupaten Bogor, Selasa (06/10/2015).

Bupati Kabupaten Bogor Nurhayanti, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar, serta Direktur PDAM Kabupaten Bogor Hadi Mulya turut hadir pada acara tersebut. Selain itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol CZI Dwi Bima N, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor Lumumba Tambunan, perwakilan pengadilan negeri, dan Polres Kabupaten Bogor turut serta hadir.

Bupati Kabupaten Bogor, Nurhayati mengatakan bahwa penyerahan ini telah melewati berbagai proses, karena pengalihan PDAM pada dasarnya adalah kehendak UUD tahun 1999 lalu.

Alhamdulillah tadi sudah diserahkan kepada Pemkot Depok baik aset maupun SDM-nya setelah sebelumnya dilakukan pembicaraan terlebih dahulu,” tutur Nurhayati usai melakukan penandatangan serah terima.

Aset yang diserahkan kepada Pemkot Depok, yaitu berupa aset bergerak dan tidak bergerak. Adapun untuk aset bergerak yaitu kendaraan roda empat sebanyak empat unit dan kendaraan roda dua sebanyak 10 unit. Sementara aset tidak bergerak, antara lain tanah dengan 44 bidang, instalasi intake atau sumber air sebanyak 15 unit, instalasi pompa sebanyak 181 unit, instalasi pengolahan air sebanyak empat lokasi, instalasi transmisi distribusi dengan panjang 657.452 meter, bangunan gedung sebanyak 32 unit, peralatan dan perlengkapan sebanyak 443 unit, serta inventaris kantor dan perabot kantor sebanyak 1196 unit. Selain itu juga diserahkan pegawai sebanyak 202 orang.

Setelah dialihkannya PDAM ini, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor tersebut berharap Pemerintah Kota Depok dapat tetap menjaga baik kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, sehingga masyarakat tetap dapat merasakan dan menerima air yang sama.

“Mudah-mudahan komitmen kita tetap sama agar masyarakat tidak merasakan perbedaan meskipun telah dialihkan,” tambah Nurhayati.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sepakat akan penyerahan PDAM tersebut. Nantinya, jika masih ada air-air yang harus disuplai dari PDAM Tirta Kahuripan, maka akan tetap dilakukan suplai air.

“Kita sudah sepakat bersama, jika masih membutuhkan suplai air, Tirta Kahuripan tetap akan memberikan suplai,” ujar Peminpin Kota Belimbing ini.

Selain itu, dengan pengalihan ini Pemkot Depok juga akan melakukan kesiapan untuk memproduksi tambahan kapasitas demi menjamin kontinuitas kepada kondumen. Tidak hanya itu saja, melainkan juga meningkatkan kapasitasnya. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :