ipdn depok.go.id – Kabar gembira bagi putra putri terbaik Kota Depok, yakni pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) telah dibuka sejak 5 Oktober sampai dengan 12 Oktober 2015.  Penerimaan calon Praja IPDN dilakukan melalui proses seleksi secara nasional dengan menggunakan sistem online.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok, Herliani saat dikonfirmasi pada Selasa (10/06/15). Herliani mengatakan, sistem online juga berlaku untuk informasi terkait jadwal seleksi, persyaratan pendaftaran, pendaftaran calon, informasi tentang materi, serta tempat pelaksanaan tes.

Berdasarkan informasi yang ada, kepada para peminat dan peserta seleksi calon Praja IPDN tahun 2015 untuk membaca secara cermat materi dan jadwal pelaksanaan tes agar dapat mengikuti proses seleksi secara tertib dan lancar.

Dikutip dari situs resmi penerimaan calon Praja IPDN, pendaftaran dilakukan secara elektronik melalui halaman resmi Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN http//spcp.ipdn.ac.id dengan melampirkan hasil scanning dokumen asli sebagai berikut:

  1. KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun (maksimum 500 KB dengan format JPG);
  2. Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (maksimum 1 MB dengan format PDF);
  3. Ijazah/STTB (maksimum 1 MB dengan format PDF);
  4. Pasphoto menghadap ke depan dan tidak memakai kacamata ukuran 4 x 6 cm dengan latar belakang berwarna merah (maksimum 500 KB dengan format JPG);
  5. Mengisi biodata Calon Peserta Seleksi.

Nantinya peserta yang lulus administrasi akan dikirim ke Bandung untuk melakukan tes selanjutnya yang diadakan oleh pihak IPDN bekerjasama dengan TNI dan KPK. “Kita hanya menerima hasil lulusannya saja, yang mengatur jumlah dan orangnya dari tim yang dibentuk oleh Kemendagri yang terdiri dari unsur IPDN, Kementerian PAN dan RB, BKN, KPK dan TNI,” terangnya.

Herliani menegaskan, setiap tahapnya diberlakukan sistem gugur sehingga peserta yang tidak lulus pada suatu tahap, tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

“Masing-masing tahap sudah ditentukan persyaratan atau passing gradenya, kita hanya mengikuti saja,” tutupnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :