pelatihan motor

Pelatihan perbengkelan roda dua untuk angkatan kedelapan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok. Tempat pelaksanaan di Wisma Hijau pada tanggal 5 hingga 9 Oktober 2015.

depok.go.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok kembali mengadakan pelatihan perbengkelan roda dua untuk angkatan kedelapan. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Wisma Hijau pada tanggal 5 hingga 9 Oktober 2015.

Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Kota Depok, Catur Sri Astuti berharap, pelatihan ini dapat menambah ilmu serta keterampilan bagi peserta yang berasal dari beberapa kelurahan di Depok. Dalam pelaksanaannya, pihak Disperindag turut menggandeng Institut Mekanik Motor Indonesia (IMMI) sebagai pemberi materi.

“Ini sudah angkatan kedelapan, total kami akan melatih 10 angkatan dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang,” jelas Catur.

Setelah memiliki keahlian di bidang ini, para peserta diharapkan dapat membuka usaha di bidang perbengkelan, sehingga dapat menekan angka pengangguran di Kota Depok. Akan tetapi, jika belum bisa membuka usaha sendiri, paling tidak mereka bisa bekerja dengan orang lain, sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat secara maksimal karena sudah memahami teknik-teknik perbengkelan.

“Pemkot juga kan sudah memiliki bursa kerja online lewat Disnakersos, kami juga berikan imbauan kepada peserta untuk turut daftar di situ, namun jika mereka ingin membuka usaha sendiri, silahkan sering berkoordinasi dengan para instruktur IMMI untuk mendapatkan ilmu yang lebih,” ujarnya.

Pelatihan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas usulan yang diutarakan warga pada Musrenbang tahun 2014 kemarin. Selain pelatihan perbengkelan roda dua, Disperindag selanjutnya juga akan mengadakan pelatihan sablon, las, kewirausahaan, servis komputer, mesin jahit, fotografi, serta menjahit dasar dan lanjutan.

“Semua pelatihan itu adalah usulan dalam Musrenbang 2014 yang merupakan amanah bagi Pemkot. Diharapkan dapat mengentaskan angka pengangguran dan peserta tidak dipungut biaya sama sekali,” tutupnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :