pencanangan malam dana pmi5

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna memberikan arahan dalam kegiatan Pencanangan Bulan Dana PMI 2017 Kota Depok di Aula lantai 5 Gedung Setda Balaikota Depok, Senin (06/11/2017). (Foto : Asyril/Diskominfo).

depok.go.id – Untuk menyukseskan program Pencanangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok tahun 2017, diperlukan peran serta dari berbagai pihak. Karena itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, meminta kepada seluruh pimpinan Perangkat Daerah untuk mendukung terlaksananya program tersebut di masing-masing instansinya.

“Semua unsur yang hadir harus ikut terlibat. Melalui program tersebut, PMI Depok dapat menghimpun dana dari masyarakat untuk berbagai kegiatan kemanusiaan. Mulai dari pemberian pertolongan pertama hingga pemberian bantuan bagi masyarakat yang terkena musibah bencana alam,” ujar Pradi, usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencanangan Bulan Dana PMI Depok tahun 2017, di Aula lantai 5 Balai Kota Depok, Senin (06/11/2017).

Ia mengatakan Pimpinan Perangkat Daerah dan masyarakat tidak boleh mempercayai terkait beredarnya berita bohong yang beredar, bahwa Pencanangan Bulan Dana PMI merupakan kegiatan penggalangan dana yang bersifat ilegal. Sebab program tersebut memiliki dasar hukum yang kuat dan jelas.

“Bahkan untuk jabatan pelindung dan penasehat dari program ini juga diisi oleh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, sehingga tidak perlu ragu mengenai legalitas dari program tersebut,” katanya.

Pradi mengapresiasi PMI Kota Depok yang telah mencapai target realisasi Pencanangan Bulan Dana PMI tahun 2016. Dirinya berharap agar pencanangan di tahun 2017 dapat lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

“Pada tahun 2016 dari target dana sebesar Rp 1 miliar 79 juta, PMI berhasil meraih presentase dana mencapai 61 persen. Karena itu, kami berharap agar di tahun ini lebih meningkat lagi, namun tetap mengedepankan unsur transparansi dari setiap rupiah yang disumbangkan oleh masyarakat,” tandasnya.

Penulis : Guntur Widyanto

Editor : Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :