Suasana workshop Persiapan Penerapan Sekolah/Madrasah Aman Bencana di SMPN 8 Kota Depok. (Foto: Istimewa).

depok.go.id-Sebanyak 20 tenaga pendidik jenjang SMP, hari ini mendapatkan pembekalan Persiapan Penerapan Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB). Kegiatan yang diinisiasi SMP Negeri (SMPN) 8 Kota Depok, bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan kepada tenaga pendidik terhadap persoalan kebencanaan.

Koordinator Kelompok Kerja Pendidikan Inklusi (K2PI) SMPN 8 Kota Depok, Adhitiya Istiarahma menuturkan, para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari tiga sekolah. Yaitu SMPN 7 Kota Depok, SMPN 8 Kota Depok, dan SMPN 15 Kota Depok.

“Persiapan antisipasi kebencanaan bukan hanya tugas dari pihak sekolah, tetapi berbagai pihak. Karena itu, edukasi ini kami galakkan kepada guru, pelajar, dan pemangku kepentingan lainnya,” katanya, kepada depok.go.id, Selasa (06/11/2018).

Pelatihan tersebut, kata Dita, sapaannya, bekerja sama dengan Perangkat Daerah terkait. Misalkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok.

“Para perangkat ini yang akan memberikan edukasi serta pembinaan kepada para guru, murid, dan stakeholder lainnya,” ujarnya.

Dita yang juga guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 8 Kota Depok ini menuturkan, workshop tersebut merupakan rangkaian dari 10 program yang akan dilaksanakan pihak sekolah guna mewujudkan SMAB. Dari kesepuluh poin tersebut, pihak sekolah sudah melaksanakan penilaian mandiri awal atau kuesioner oleh pihak komite dan guru, serta pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) bagi anak.

“Akhir dari kegiatan ini, kita akan mengadakan simulasi antisipasi kebencanaan yang diadakan di lingkungan sekolah dan evaluasi terhadap para peserta pelatihan. Target kami, akhir November kesepuluh program tadi selesai dilaksanakan,” ucapnya.

Penulis : Pipin Nurullah
Editor : Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :