Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, N. Lienda Ratnanurdiany (kanan). (Foto: Bima/Diskominfo).

depok.go.id-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat data pemilih pemula dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, sebanyak 5 juta pemilih. Dari 5 juta pemilih pemula tersebut, sebanyak 24 ribu berasal dari Kota Depok sehingga sangat potensial untuk meningkatkan partisipasi politik.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, N. Lienda Ratnanurdiany mengatakan, pendidikan politik bagi pemilih pemula merupakan tanggung jawab bersama, antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok, hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Utamanya mengenai teknis tata cara pencoblosan, jumlah calon yang harus dipilih, hingga berapa jumlah partai politik (parpol) yang berpartisipasi dalam Pemilu mendatang.

“Mereka harus diberikan pemahaman tentang apa itu Pemilu, bagaimana surat suara sah dan ada berapa surat suara yang harus mereka coblos,” ujar Lienda, usai memberi arahan dalam Pendidikan Politik Bagi Pelajar se-Kota Depok di Godong Ijo, Serua, Bojongsari, Selasa (06/11/2018).

Ditambahkannya untuk lebih meningkatkan angka pemilih di Depok, Kantor Kesbangpol Kota Depok rutin memberikan pendidikan politik khususnya untuk para pelajar. Tahun ini saja, ada sekitar 400 peserta yang
menjadi target pendidikan politik yang dilaksanakan Kantor Kesbangpol.

“Dari 400 peserta ini, diharapkan bisa dikabarkan kembali pada teman-teman apa yang sudah didapat dari pendidikan politik tersebut,”
tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :