pelantikan KTNA 2

Pelantikan Penguru KTNA Kota Depok Periode 2017-2022 di Aula lantai 1 Balaikota Depok, Rabu (06/12/2017). (Foto : Asyril/Diskominfo)

depok.go.id – Meski baru dilantik sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Depok periode 2017-2022, Rudi Murodi telah memiliki beberapa program strategis. Salah satunya membantu pemasaran produk lokal yang selama ini dikeluhkan oleh anggota KTNA.

“Pada 2018 nanti, kami akan fokus untuk membantu petani dalam pemasaran produk. Tidak bisa dimungkiri, itu masih menjadi kendala untuk kami. Ketika musim panen tiba, harga hasil tani menjadi turun karena ketersediaannya berlimpah. Kita akan memikirkan bagaimana caranya agar hasil tani ini bisa terdistribusikan dengan baik,” ujar Rudi Murodi, usai dilantik di aula lantai 1 Balai Kota Depok, Rabu (06/12/17).

Dikatakannya, selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah optimal dalam membantu petani mendapatkan informasi melalui berbagai sosialisasi, pelatihan dan pembinaan. Namun, petani juga dituntut untuk mempu bersaing dalam hal pemasaran. Jika tidak, petani lokal hanya akan menjadi penonton.

“Potensi konsumen banyak di sini (Kota Depok), tinggal bagaimana kita mengemas dan memasarkan produk sebanyak-banyaknya. Jangan sampai tertinggal, karena saat ini sudah banyak hasil tani luar daerah yang masuk ke Depok dan dikemas begitu menarik. Hasil tani Depok harus dipasarkan, jangan sampai petani makan sendiri hasil taninya dan dibagi-bagi tetangga, jika tidak terjual,” tegasnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KTNA Kecamatan Sukmajaya itu berharap, ke depan KTNA bisa lebih mandiri dan tidak selalu bergantung pada pemerintah. Pihaknya juga akan membantu pemerintah mendata petani agar bantuan tepat sasaran.

“Kami juga akan bantu awasi pemerintah dalam pendistribusian bantuan, baik itu bibit, pupuk ataupun bantuan lainnya. Agar penyaluran bantuan bisa diterima semua petani di Kota Depok, sehingga merata dan tepat sasaran,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih  dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :