sman 1 depok

SMAN 1 Depok menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo di istana negara. (21/12/2015) Sumber : Dok. SMAN 1 Depok

depok.go.id – SMAN 1 Depok berhasil menduduki peringkat kelima se-Indonesia sebagai sekolah yang paling jujur menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Raihan ini tidak lepas dari keberhasilan SMAN 1 Depok dalam mengintegritaskan nilai-nilai kejujuran dalam proses pembelajaran sampai tahap evaluasi terbayar.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Baswedan pada 21 Desember 2015 di Istana Negara, Jakarta. SMAN 1 Depok menjadi satu-satunya sekolah di Depok yang mendapatkan penghargaan sekolah berintegritas dalam penyelenggaraan UN ini.

Wakil Kepala SMAN 1 Depok, Deden Suriasah, mengatakan bahwa predikat sekolah berintegritas dalam penyelenggaraan UN dipantau sejak tiga tahun terakhir. Terlihat bahwa selama melaksanakan UN, di SMAN 1 Depok tidak pernah ada temuan indikasi kecurangan sehingga tim pemantau meyakini SMAN 1 Depok tetap berintegritas mempertahankan kejujuran dan akhirnya sukses menyelenggarakan UN.

“Pemantauan dari tim dilakukan dari tahun 2013 sampai 2015. Indikatornya bukan hanya mengembangkan kepintaran saja, tapi mengembangkan karakter, di antaranya karakter jujur dan sopan santun,” ujarnya, Kamis (07/01/16).

Deden menambahkan, terbentuknya integritas dalam pelaksanaan UN tidak bisa dilakukan secara instan. Pasalnya, nilai-nilai tersebut ditanamkan sejak siswa baru menempuh pendidikan di SMAN 1 Depok.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Tatik Wijayati, memberi apresiasi kepada SMAN 1 Depok yang berpegang teguh pada nilai-nilai kejujuran sehingga berhasil meraih predikat sekolah paling jujur yang menyelenggaraan UN peringkat kelima se-Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan adanya penghargaan ini dapat menjadi ujung tombak lahirnya sekolah-sekolah di Depok yang membudayakan sikap jujur di lingkungannya, sehingga integritas kejujuran dapat dengan mudah diwujudkan,” terang wanita yang kerap disapa Tatik.

Adapun peringkat yang diduduki SMA/MA/SMAK se-Indonesia, antara lain SMAN 3 Surakarta (Jawa Tengah) dengan nilai 98.07, MAN Insan Cendekia (Gorontalo) dengan nilai 97.85, SMA Kolase Loyola (Semarang) dengan nilai 97.81, SMAK Yos Sudarso (Batam) dengan nilai 97.79, SMAN 1 Depok dengan nilai 97.53, SMAN 1 Jember dengan nilai 97.51, SMAN 3 Malang dengan nilai 97.41, SMAN 1 Bantul dengan nilai 97.09, SMAN 8 Yogyakarta dengan nilai 96.79, dan SMA Regina Pacis Bogor dengan nilai 96.69.

Sementara untuk tingkat SMK se-Indonesia, antara lain SMKN 2 Klaten dengan nilai 100,  SMKN 2 Surakarta dengan nilai 99.70, SMKN 2 Yogyakarta dengan nilai 99.66, SMKN 1 Negeri Cimahi dengan nilai 99.27, SMKN 8 Malang dengan nilai 99.07, SMKN 26 Jakarta dengan niali 99.06, SMKN 1 Singosari (Malang) dengan nilai 98.87, SMKN 57 Jakarta Selatan dengan nilai 98.61, SMKN 1 Cerme (Gresik) dengan nilai 98.45, SMK Immanuel Pontianak dengan nilai 98.37 11, serta SMKN 14 Jakarta Pusat dengan nilai 98.17. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :