walikota ajak memilah sampah

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menghadiri pelatihan pemilahan sampah dalam rangka percepatan penanganan sampah skala kawasan di Kecamatan Cilodong, Kamis (07/01/2015).

depok.go.id – Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, pagi tadi menghadiri pelatihan pemilahan sampah dalam rangka percepatan penanganan sampah skala kawasan di Kecamatan Cilodong, Kamis (07/01/2015). Dalam kesempatan ini Nur Mahmudi mengajak peserta yang merupakan RT, RW dan warga Cilodong untuk meningkatkan pemilahan sampah di rumah tangganya masing-masing.

“Teknisnya adalah setiap rumah menyediakan ember kecil untuk menampung sampah organik rumah tangga,” ujarnya.

Nantinya, sampah organik yang dikumpulkan di ember kecil pada tiap rumah akan dikumpulkan lagi di ember besar yang terletak di tengah-tengah di antara 20 sampai 30 rumah dalam satu RT. Selanjutnya sampah organik yang berasal dari 20 sampai 30 rumah tersebut yang terkumpul dalam satu ember besar akan diangkut oleh tim dari DKUP.

“Cara ini cukup ampuh untuk mengurangi permasalahan sampah di lingkungan, serta penumpukan sampah yang masuk ke TPA Cipayung,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cilodong, Khamid Wijaya, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengajak warga untuk dapat menerapkan hal ini di rumahnya masing-masing. Total ada 27 RT yang akan menjadi fokus pembinaan dan percontohan pengolahan sampah berbasis masyarakat ini.

“27 RT ini merupakan wilayah yang dialiri sungai dan juga dekat dengan setu, karena Pak Wali meminta untuk fokus ke wilayah yang dekat dengan sungai dan setu,” ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa warga yang berada di wilayah aliran sungai dan setu bisa menerapkan pemilahan sampah tersebut agar kebiasaan buruk membuang sampah ke saluran air bisa dihapuskan. Menurutnya, membuang sampah ke aliran sungai bisa berdampak banjir, selain merugikan lingkungan sendiri sampah tersebut juga akan merugikan wilayah lain karena sampah akan terbawa arus sungai.

“Kami akan berusaha maksimal dan diharapkan warga juga mendukung kegiatan ini,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :