forum opd limo

Forum OPD Kecamatan Limo, Selasa (07/02/2017). (Foto : Agus/Diskominfo)

depok.go.id –  Sejumlah rencana kegiatan pembangunan telah masuk dalam program Kecamatan Limo. Dari banyak usulan yang masuk, diharapkan sesuai dengan skala prioritas yang menjadi kebutuhan bagi suksesnya pembangunan di Kecamatan Limo.

Camat Limo, Dedi Rosadi mengatakan, forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Kecamatan Limo berfungsi merencanakan kegiatan rutin di tingkat kecamatan. Namun, Dedi berharap, agar program rutin yang diusulkan tidak berseberangan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok.

“Kita juga harus perhatikan kegiatan-kegiatan yang diusulkan, harus sesuai dengan aturan dan skala prioritas kebutuhan kecamatan,” ujarnya, Selasa (07/02/2017).

Dirinya meyakini, semua usulan program yang berasal dari kelurahan, PKK, dan perangkat kerja lainnya di bawah naungan kecamatan merupakan sebuah kebutuhan untuk membangun Kota Depok secara umum, dan khususnya Kecamatan Limo.

“Karena selama ini kegiatan-kegiatan di tingkat kecamatan ada anggaran atau tidak, tetap terlaksana”, ucapnya.

Dedi menyebut, total anggaran yang direncanakan Kecamatan Limo untuk kegiatan tahun 2018 sekitar Rp 5,1 miliar. Angggaran itu terdiri dari kegiatan pelayanan adminitrasi perkantoran, peningkatan sarana prasarana aparatur, peningkatan kualitas perencanaan pembangunan,  pengembangan potensi unggulan kecamatan, peningkatan ketahanan keluarga dan keluarga sejahtera, serta kegiatan yang mendukung program Wali Kota Depok lainnya.

Selain itu, ia juga mendukung terus agar Kota Depok di tahun 2017 ini memperoleh Piala Adipura. Untuk itu, pihaknya selalu mengingatkan kepada seluruh aparatur Kecamatan Limo untuk mendukung program dan sosialisasi terkait kebersihan.

“Kita sudah masuk pada tahap penilaian 2, karena itu, untuk lurah-lurah agar terus menggalakkan lagi program Jumat Bersih atau Jumsih setiap minggunya,” tegasnya.

Dirinya juga akan terus sosialisasi program tentang pemilahan sampah. Mulai tahun ini ia juga akan terus menggalakkan bank sampah karena ada beberapa warga yang sudah menjalankan program ini di tingkat RW.

“Saya kira warga harus terus digenjot untuk melakukan pemilahan sampah, sehingga sampah yang ada hanya tinggal sampah yang tidak punya nilai ekonomis,” pungkasnya.

Penulis : Agus
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :