Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menghadiri pelaksanaan Festival Limo ke-4 2018, di Kelurahan Limo, Sabtu ( 07/04/2018). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Olahraga jalan santai biasanya pesertanya menggunakan celana training, namun dalam Festival Limo ke-4 tahun 2018, pesertanya justru mengenakan kain sarung. Kontan saja, pemandangan yang tidak biasa ini, membuat suasana jalan santai jadi meriah diselingi gelak tawa penonton.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, jalan santai bersarung merupakan yang pertama kalinya di dunia. Penggunaan sarung, kata Mohammad Idris, juga bagian dari upaya melestarikan budaya asli Indonesia.

“Perlu diketahui kegiatan jalan santai dengan menggunakan sarung, merupakan pertama kalinya di dunia. Kegiatan Festival Limo kali ini, patut diberikan apresiasi, karena telah menghidupkan kembali budaya yang selama ini kurang dikenal oleh masyarakat,” ujarnya, Sabtu (07/04/18).

Dirinya menjelaskan, melalui kegiatan Festival Limo ke-4 kali ini, dampak dan pengaruhnya kepada masyarakat sudah terasa. Salah satu contohnya, masyarakat jadi lebih terpanggil, baik untuk ikut jalan santai, maupun terlibat dalam pertunjukan seni dan budaya.

“Semua kalangan turut hadir di sini. Ini membuktikan Festival Limo dapat mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat dan stakeholder yang ada di Kecamatan Limo,” jelasnya.

Sementata itu, Camat Limo, Herry Restu Gumelar menambahkan, pelaksanaan Festival Limo ini merupakan salah satu rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Kota Depok ke-19, yang akan dilaksanakan selama dua hari. Dengan tema Kota Depok yang cerdas dan berbudaya, Kecamatan Limo akan mewujudkannya melalui kegiatan di masyarakat.

“Festival Limo ke-4 ini, sangat disambut  oleh masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud partisipasi dari masyarakat menyambut HUT Kota Depok, dengan diisi  kegiatan positif dari masyarakat, salah satunya pagelaran UMKM, pertunjukam seni dan budaya, serta doorprize yang akan dibagikan kepada masyarakat,” tutupnya.

 

Penulis : Dian Afrianti Kunto

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

 

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :