dprd_3depok.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang I Tahun Sidang 2015-2016 dalam Rangka Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Raperda Kota Depok Tentang APBD Perubahan Tahun 2015 di Ruang Rapat Paripurna, Kantor DPRD Kota Depok, Kota Kembang, Senin (07/09/2015).

Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad, perwakilan Muspida Kota Depok, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Depok, pimpinan instansi vertical, serta anggota DPRD Kota Depok turut hadir pada rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo.

Pada kesempatan tersebut, seluruh fraksi di DPRD Kota Depok memberikan pandangan mengenai nota keuangan daerah. Dalam pandangannya, seluruh fraksi mengkritik masih adanya Sisa Lebih Pembiayaan  Anggaran (SILPA).  Pada dasarnya seluruh fraksi tersebut setuju akan perubahan pada peraturan-peraturan daerah, tetapi harus lebih diperhatikan, sehingga tidak terjadi SILPA yang besar agar masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Depok.

Lebih lanjut, mengenai rancangan peraturan daerah perlu diperhatikan lebih dari berbagai komponen. Semua itu antara lain pentingnya kesiapan kesehatan untuk masyarakat, mengenai pengolahan sampah karena setiap harinya menghasilkan puluhan ton sampah, tentang pendidikan, serta fasilitas infrastruktur jalan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il mengungkapkan bahwa pihaknya sependapat dengan usulan dan tanggapan yang diajukan masing-masing fraksi pada Rapat Paripurna tersebut. Ia berharap, untuk selanjutnya akan ada sinergitas antara Pemerintah Kota Depok dengan DPRD Kota Depok agar pembangunan di Kota Depok selanjutnya dapat berjalan dengan baik.

“Kami menerima usulan yang diutarakan. Semoga di tahun selanjutnya seluruh elemen terkait dapat saling berkoordinasi menyukseskan pembangunan di Kota Depok, terutama yang sudah dianggarkan,” ungkap orang nomor satu di Kota Belimbing tersebut. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo)

Bagikan post melalui :