workshop bank sampahdepok.go.id – Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad siang tadi membuka kegiatan Workshop Pengurus Bank Sampah se-Kecamatan Tapos yang dilaksanakan di gedung serbaguna As-Salam, Jatijajar, Tapos, Senin (07/09/2015). Turut hadir pula Camat Tapos Muchsin Mawardi, Ketua Asosiasi Bank Sampah Kota Depok Suparyono, dan owner Bank Sampah Mandiri Sejahtera Hermansyah yang menjadi narasumber dalam workshop ini.

Idris mengatakan bahwa sampah merupakan hal yang tidak mungkin dihindari dalam kehidupan manusia, untuk itu perlu adanya pemahaman dan kesadaran dari masyarakat untuk menyikapinya. Dalam hal ini, bank sampah menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah volume sampah yang ada di Kota Depok.

“Tak dibantahkan bahwa bank sampah memiliki peran yang besar untuk meminimalisir volume sampah ke tempat pembuangan akhir,” ujar Idris.

Idris mengemukakan bahwa workshop ini dapat dijadikan sebagai ajang koordinasi dan komunikasi antara bank sampah di Kecamatan Tapos dengan aparatur Pemkot untuk bersinergi dalam penanganan sampah. Ia berharap terjadi perubahan mindset, perilaku, pikiran, dan kebiasaan masyarakat soal sampah.

Idris menuturkan bahwa pada 2011 lalu Depok membuat 20 UPS, namun masyarakat masih belum terbiasa mengolah sampah, sehingga belum berjalan dengan efektif. Pada tahun selanjutnya pihak Pemkot memberikan pengajaran memilah sampah dan terbentuklah 500 bank sampah di Kota Belimbing ini.

Dalam hal ini bank sampah juga dapat dijadikan solusi untuk mencapai pemukiman yang bersih dan nyaman bagi warganya. Melalui pola ini, warga selain menjadi disiplin dalam mengelola sampah juga mendapatkan tambahan pemasukan dari sampah-sampah yang mereka kumpulkan.

“Aktifnya 50 titik bank sampah di Tapos merupakan hal yang perlu kita apresiasi bersama, karena ini merupakan bentuk komitmen warga Tapos untuk menanggulangi permasalahan sampah di wilayahnya,” ujarnya. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :