rapat medsos 3

Pakar konsultan media, Wahyu R. Wijanarko.

depok.go.id – Penduduk Kota Depok yang notabenenya berpendidikan tinggi menjadikan warganya ‘melek huruf’ dan menggunakan media sosial (Medsos) sebagai alat untuk berbagi informasi ataupun sekedar bersosialisasi. Akan tetapi, menjadi pengguna Medsos yang santun dan bijak tidaklah mudah, belum lagi hambatan yang harus dihadapi seperti menjadi pusat perhatian pengguna lainnya bahkan dihujat akibat informasi yang diposting.

Menurut seorang pakar konsultan media seperti Wahyu R. Wijanarko mengatakan, dengan era globalisasi yang semakin maju, mendesak pemerintah khususnya bagian informasi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dengan menggunakan media sosial yang ada seperti twitter, facebook, BBM, bahkan Whats App.

“Dengan Medsos Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang semakin aktif hendaknya terus berupaya agar bagaimana keaktifan ini bisa semakin diterima oleh masyarakat. Caranya dengan lebih banyak membuat kembali konten-konten data, ‘ngga’ hanya mentah tapi bisa juga didesain dalam bentuk video, foto atau tulisan yang cukup menarik,” ujar pria yang saat ini menjabat sebagai kordinator utama Depoknesia.

Dia juga menambahkan, agar tampilan tidak membosankan, dibutuhkan orang-orang kreatif yang memang handal di bidangnya agar konten yang disajikan terlihat eye catching.

“Perluas jaringan dengan menambah kanal lain, jangan hanya mengandalkan fb maupun twitter. Pengaduan bisa saja dilakukan dengan menggunakan Whats App 24 jam atau jalur lain, tidak hanya telepon, karena ‘ngga’ semua orang bisa mengungkapkan keluhan dengan berbicara langsung, ini juga bisa menghemat waktu,” tambahnya.

Wahyu berharap agar ke depannya pemerintah mampu memfasilitasi hal-hal tersebut demi memaksimalkan pelayanan yang diberikan untuk masyarakat. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :